Kemudian, media Iran pada Sabtu (28/2) melaporkan bahwa Selat Hormuz telah “secara efektif” ditutup menyusul serangan AS-Israel, meski belum ada pengumuman resmi mengenai blokade formal.
Adapun Selat Hormuz menangani sekitar seperlima perdagangan minyak dunia serta volume besar ekspor gas alam cair dari Qatar dan Uni Emirat Arab. Sekitar 20 persen konsumsi minyak harian global, atau sekitar 20 juta barel, melintasi koridor tersebut.
Artikel Terkait
Perkuat Ketahanan Pangan, Gerakan Rakyat Kota Surabaya Jatim Bagikan Bibit Tanaman Hortikultura pada Warga
Brikom TKN Resmi Dibentuk di Mojokerto, Wadah Baru untuk Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat
Kabar Duka Hari Ini: Wapres ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno Meninggal Dunia
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Tewas Terbunuh karena Serangan AS-Israel
Bangga, Khansadinah Nahdah Wahyuda: Novan Wahyu Hidayat Alumni STTD Jadi Atase Perhubungan Kedubes Di Belanda
Trump Kena Batunya, Perang AS-Israel ke Iran Bawa "Kiamat" ke Amerika
Sugiono Telepon Menlu Iran, Bahas RI Mau Jadi Mediator
Undangan Istimewa Prabowo untuk Eks Presiden, Wapres hingga Ketum Parpol
Komisi III DPR: Anggaran MBG sudah disepakati dan tinggal diawasi
Dampak Konflik Timur Tengah: Harga Minyak Dunia Naik dan Berpotensi Picu Inflasi di Indonesia