Mojokerto24-Kelas Kader Partai Gerakan Rakyat (PGR) sukses digelar di Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas di Desa Purbayasa, Kec. Padamara, Purbalingga, Jawa Tengah, pada Minggu, (12/4/2026). Acara yang berlangsung pukul 10.00–17.30 WIB ini dihadiri oleh 635 peserta, terdiri dari perwakilan pengurus 35 DPD Kapupaten/Kota dan anggota Gerakan Rakyat se-Jawa Tengah.
Kegiatan ini menghadirkan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, sebagai pembicara utama. Dalam materinya, Ketum Sahrin menyampaikan tiga pokok bahasan penting bagi para kader.
Pertama, ia menjelaskan secara singkat sejarah dan timeline Gerakan Rakyat. Dimulai sebagai organisasi massa yang dideklarasikan pada 27 Februari 2025, Gerakan Rakyat kemudian secara resmi melahirkan Partai Gerakan Rakyat (PGR) melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I pada 18 Januari 2026 di Jakarta.
“Partai Gerakan Rakyat lahir dari semangat gotong royong dan keinginan membangun politik yang berpihak kepada rakyat,” ujar Ketum Sahrin, Minggu (12/4/2026).
Kedua, Sahrin Hamid memaparkan Panca Dharma sebagai karakter Gerakan Rakyat, merliputi:
- Religiusitas (kesadaran spiritual dan ketuhanan yang menjadi landasan),
- Nasionalisme Kerakyatan (cinta tanah air yang berdampak nyata bagi masyarakat),
- Kersa Ksatria (semangat kesatria yang disiplin dan berani),
- Kasih Sayang (sikap empati dan kepedulian antar sesama),
- Integritas Moral (kejujuran dan akhlak mulia sebagai pondasi perjuangan).
Ketiga, ia menjelaskan lima prinsip dalam menjalankan organisasi PGR, yang menjadi pembeda partai ini, meliputi:
- Musyawarah Mufakat,
- Gotong Royong,
- Transparansi,
- Meritokrasi,
- Egalitarianisme (kesetaraan tanpa kasta politik di dalam organisasi).
Acara Kelas Kader yang penuh semangat ini ditutup dengan penyerahan Sertifikat Kader Gerakan Rakyat kepada para peserta. Penyerahan sertifikat ini menjadi simbol komitmen para kader untuk mengamalkan nilai-nilai Panca Darma dan lima prinsip organisasi dalam perjuangan ke depan.
Ketua Umum Sahrin Hamid berharap, melalui kegiatan ini para kader PGR Jawa Tengah semakin siap menjadi agen perubahan yang membawa semangat gotong royong dan keadilan sosial bagi masyarakat.
“Kelas Kader ini adalah pendidikan kader, dan juga pembentukan karakter agar kita semua tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” tutur Ketum Sahrin menjelaskan.
Acara ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta karena materi yang disampaikan dinilai aplikatif dan sesuai dengan semangat Partai Gerakan Rakyat.
Artikel Terkait
Krisis TPA Randegan Mojokerto
Cita Rasa Kopi Lereng Penanggungan yang Mendunia yaitu kopi trawas mojokerto
Pimpinan Redaksi Mojokerto24Launchingkan Aplikasi Layanannya Jasa Transportasi Online PING OJEK
Happy Milad, Wali Kota Mojokerto Dapat Ucapan Dari Pimpinan Redaksi Mojokerto24
Bupati Mojokerto Buka Rangkaian Hari Jadi ke-733 dengan Senam Massal dan Aksi Sosial
Dampingi Balita Gizi Buruk dengan Penyakit Langka, Pemkab Mojokerto Salurkan Bantuan-Fasilitasi Tes Genetik
Parkir Berlangganan di Kota Mojokerto Bakal Digugat di PTUN
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026: Indonesia vs Thailand, Duel Penentu Gelar
Kuasa Hukum EWK Akan Melaporkan Balik Pelapor ke Polda Jatim dan Lakukan Gugatan Terkait Arisan Online
Partai Gerakan Rakyat & Partai Gema Bangsa, Parpol Yang Sama-Sama Bisa Usung Capres 2029