jawa-timur

Ahmad Dzaki Akmal Yuda & Erfanda Andi Mada Arectya: Selamat M. Alwi Shihab Jadi Ketum IMM Surabaya

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:51 WIB

Mojokerto24- Erfanda Andi Mada Arectya S.Pd dan Ahmad Dzaki Akmal Yuda mengucapkan selamat atas terpilihnya Muhammad Alwi Shihab sebagai Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Surabaya 2026 - 2027 yang pemilihannya telah diadakan pada akhir Januari 2026 kemarin, yang pembukaannya dihadiri Walikota Surabaya Eri Cahyadi di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA), juga dihadiri Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Surabaya Agus Imam Sonhaji dan Rektor UMSURA Dr Mudzakir.

Acara yang 'alot' memecahkan sejarah itu dilanjutkan di SD Muhammadiyah 4 Surabaya hingga Kantor PDM Surabaya. Pemilihan telah selesai meskipun belum pelantikan keseluruhan kepengurusan.

Erfanda Andi Mada Arectya (Erfanda) yang Ketum PC IMM Surabaya 2025 - Januari 2026 dan Ahmad Dzaki Akmal Yuda (Dzaki Akmal / Akmal) yang Ketum IMM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawan Timur (UPN Jatim) 2025 - Juni 2026 mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya M. Alwi Shihab yang kelahiran Lamongan 2 Agustus 2002 yang berasal dari kampus Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dengan berbagai harapan.

Dari sebelum pemilihan, Erfanda mengapresiasi sejumlah hal diantaranya untuk pertama kali dalam sejarah kontestasi kepemimpinan IMM Kota Surabaya diadakan Uji Publik dan Debat Calon Ketua Umum digelar secara terbuka dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Musycab) ke-XXXVI (Ke-36). Agenda ini menjadi terobosan baru.

Apresiasi lain dari Erfanda, dua 'kubu' pengusung calon ketua umum mengeluarkan gagasan yang ditulis dengan sistematis, yang sekaligus dinilainya sebagai komiten kader untuk melestarikan tradisi menulis gagasan dalam momen kontestasi. Gagasan yang tertulis bisa menjadi bagian wujud tanggung jawab terhadap pemikiran.


Ahmad Dzaki Akmal Yuda juga memberi sejumlah penilaian yang diantaranya sama dengan yang disampaikan Erfanda bahwa gagasan yang tertulis bisa menjadi bagian wujud tanggung jawab terhadap pemikiran. Lebih-lebih untuk M. Alwi Shihab yang terpilih sebagai Ketum IMM Surabaya, penting untuk mewujudkan visi misi-nya, minimal akan ikhtiar keras meskipun diharapkan akomodatif.

Sebagaimana diketahui, visi M. Awi Shihab adalah: "Mengusahakan Gerakan Progresif - Kolaboratif IMM Surabaya sebagai Agen Perubahan Kota Surabaya dengan Nilai Profetik”.

Sedangkan diantara misinya adalah:
1). Bergerak mengokohkan tata kelola dan kaderisasi profetik: mewujudkan sistem organisasi yang profesional dan modern, serta mencetak kader pemimpin yang berintegritas, militan, dan siap berdiaspora.

2). Bergerak menghidupkan nalar kritis dan advokasi publik: menjadikan IMM sebagai pusat pemikiran yang aktif mengawal kebijakan Kota Surabaya dengan basis riset dan keberpihakan pada keadilan.

3). Bergerak memperluas kolaborasi inklusif lintas sektor: membangun jejaring sinergis dengan pemerintah, komunitas, dan organisasi kepemudaan lain untuk memperbesar skala dampak gerakan di Kota Surabaya.

4). Bergerak memimpin narasi dakwah di era digital: mengusai ruang publik digital melalui strategi komunikasi kreatif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan yang mencerahkan.

5). Bergerak membumikan pemberdayaan dan kepedulian sosial: mendorong kemandirian ekonomi kader serta hadir secara nyata dalam menyelesaikan problem sosial masyarakat melalui aksi kemandirian.

"Mengusahakan Gerakan Progresif - Kolaboratif IMM Surabaya sebagai Agen Perubahan Kota Surabaya dengan Nilai Profetik", kurang lebih memiliki makna, bahwa IMM menjadi bagian Agen Perubahan Kota Surabaya yang memiliki haluan untuk kemajuan dengan kerjasama dengan berbagai pihak dengan berlandaskan kenabian atau relegiusitas.

Halaman:

Terkini