Mojokerto-Warga Mojokerto menolak pengiriman Makan Bergizi Gratis (MBG)di karenakan tidak memenuhi syarat GIZI dan harga yang tidak pas yang di canangkan pemerintahan.Pemerintahan memberikan sebesar Rp 15000 tp faktanya di Mojokerto atau wilayah lain tidak sampai 15000 pastinya perkiraan 7000/8000 sisanya kemana.
Apalagi kementrian agama saran warga membayar infaq/...rencana membantu pendanaan MBG dana pendidikan di potong 40% dan ambil dari dana lain.
Belakangan diketahui, ada kejadian ini terjadi di SD/SMP/ SMA Keracunan.
Warga memutuskan menolak MBG . Mereka menilai tidak transpran mengola dana MBG tidak jelas bukan pertama kali terjadi.
Rudi S menyampaikan kita warga Mojokerto secara terbuka Menolak MBG keterangannya,sebagai Ketua DPD partai gerakan rakyat
"Pertama-tama, saya Rudi S menambahkan Saya pribadi juga ikut menolak. Sebenarnya tujuan pak Prabowo bagus. Tapi jadi bumerang beliaunya. Dan disalah gunakan orang yg ada di bawahnya untuk mencari keuntungan yang besar," ujar saat di wawancarai Mojokerto24.
Artikel Terkait
Islam Semasa Majapahit, Masjid Berdiri di Dekat Alun-Alun
Enviroversary Wehasta, Menanam sebagai Bagian dari Gaya Hidup
Open Donasi: Ajakan Masyarakat Untuk Peduli dan Berbagi dalam Menyambut Keberkahan Bulan Ramadhan
Konsolidasi Partai Gerakan Rakyat DPD Mojokerto Kota
Penjualan beras Zakat musiman di Mojokerto Kota ramai pembeli
Pembentukan 21 DPC Rampung, Partai Gerakan Rakyat Jombang Jatim Konsolidasi
Dari IPB Tim Profesor Dwi Andreas Santoso Kunjungi H. Tasirin SH MH Pro Swasembada Gula Nasional
Ahmad Dzaki Akmal Yuda & Erfanda Andi Mada Arectya: Selamat M. Alwi Shihab Jadi Ketum IMM Surabaya
Ahmad Dzaki Akmal Yuda IMM UPN Jatim Ucap Selamat Rakorda IMM Jatim Dibuka Wagub Jatim Emil Dardak
SEMUA ORANG HEBAT, JANGAN PERNAH MEREMEHKAN SIAPA PUN