• Sabtu, 18 April 2026

Features Lansia Pedagang Es Dawet di Mojokerto Difitnah Cabuli Siswi SD, Tak Jualan Tiga Hari, Trauma Diancam Dilaporkan Polisi

Photo Author
Aris Taufiq Febrianto, Mojokerto 24 Jam
- Jumat, 13 Februari 2026 | 14:24 WIB

SALAH SANGKA:Slamet Riyadi menjual es dawet di depan lapangan Desa/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Mojokerto24- Slamet Riyadi tak menyangka niat baiknya menyeberangkan salah seorang siswi kelas 5 SD pada Kamis (5/2) lalu menuai polemik. Pedagang es dawet berumur 61 tahun ini justru difitnah mencabuli siswi tersebut dan diviralkan di Facebook. Meski terlanjur jadi perbincangan, aksi bejat yang dituduhkan orang tua siswi itu tak terbukti.  

LANSIA asal Desa Canggu/Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, itu tampak sibuk meladeni pelanggan pada Selasa (10/2) siang. Es dawet yang dijajakan di depan lapangan Desa Jetis itu banyak diminati meski Slamet sempat libur tiga hari pasca-viral dituding melecehkan siswi SD. ”Baru jualan lagi hari Senin (9/2) kemarin,” sebutnya sambil membungkus minuman tradisional itu. 

Pria empat anak itu mengaku sempat trauma usai diancam ibu salah seorang siswi SD yang sebelumya ia tuntun menyeberang Jalan Raya Jetis. ”Saya diancam akan dibunuh, dilaporkan polisi. Lihat komentar di Facebook itu juga ngeri, jadi libur dulu (tiga hari, Red),” ungkap suami Kasiati, itu. 

 

Ia menceritakan detail peristiwa yang terjadi pada Kamis (5/2) siang itu. Sekitar pukul 13.00 siswi SD negeri yang berada tak jauh dari tempat Slamet menjajakan dagangan itu pulang terlambat. Slamet lantas membantu siswi itu menyeberang jalan yang ramai lalu lalang kendaraan. Kebiasaan ini ia lakukan sejak berjualan di sana lima tahun lalu. 

”Memang biasanya saya bantu menyeberangkan anak-anak pulang sekolah itu. Nggak ada niatan apa-apa, kasihan saja, jalannya kan ramai kendaraan besar,” ungkapnya. Tangan kanan siswi kelas 5 SD yang pulang sendirian itu ia genggam erat dengan tangan kiri selama menyeberang jalan. Murid SD itu sempat mengucap terima kasih pada Slamet karena telah dibantu. 

Namun, siang itu tak seperti biasanya. Tak berselang lama ibu siswi itu kemudian menyatroni Slamet bersama perempuan berinisial NV. Slamet langsung didamprat dengan tuduhan telah melecehkan siswi kelas 5 SD itu. ”Gerobak saya ditendang. Sambil marah-marah dan bilang saat menyeberangkan anaknya tangan kanannya saya sentuhkan ke kemaluan saya. Saya bantah, dia makin marah,” ceritanya sambil mengelus dada. 

Tak sampai di situ, Slamet sempat dicekik NV sambil diancam dipolisikan. Lansia itu tak melawan karena takut dan sempat mengira NV laki-laki. ”Saya bilang, itu nggak benar. Saya juga nggak ada niatan seperti sama sekali. Namanya orang tua, saya kasihan ke anak-anak karena jalannya ramai,” jelasnya. 

Slamet mengaku baru sadar dirinya viral di Facebook pada Kamis (5/2) malam dari cucunya. Videonya didamprat dan diancam oleh orang tua siswi dan rekannya itu jadi perbincangan warganet. Malam itu juga Slamet bersama keluarganya mendatangi rumah siswi kelas 5 SD itu untuk mempertanyakan fitnah yang viral tersebut. 

”Kami datang ke rumahnya sama ketua RT (setempat, Red). Kami tanyakan baik-baik maksudnya bagaimana. Waktu ditanya, anaknya juga tidak bilang (pelecehan, Red) apa-apa,” terang Slamet. Terlanjur viral, personel Polsek dan Koramil Jetis pun turut mendatangi rumah siswi di Desa Canggu itu untuk mengklarifikasi. 

Hasilnya, pelecehan yang ditudingkan pada Slamet tidak terbukti. ”Mereka (fitnah) seperti itu nggak ada bukti,” imbuhnya. Aksi viral ini pun tidak berlanjut ke proses hukum. Jumat (6/2) pagi ibu siswi dan NV datang kembali ke lapak Slamet untuk klarifikasi dan minta maaf. ”Karena khawatir, saya akhirnya libur. Nggak jualan tiga hari,” ungkapnya

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aris Taufiq Febrianto

Artikel Terkait

Terkini

Futuhiyah Sukses Travelindo

Jumat, 13 Februari 2026 | 13:52 WIB

Cara Menulis Konten Berkualitas dan Menarik

Jumat, 6 Februari 2026 | 20:07 WIB
X