• Sabtu, 18 April 2026

Brikom TKN Resmi Dibentuk di Mojokerto, Wadah Baru untuk Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat

Photo Author
Aris Taufiq Febrianto, Mojokerto 24 Jam
- Minggu, 1 Maret 2026 | 03:05 WIB

MOJOKERTO24– Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Warung Kopi Kita di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, pada Sabtu malam (1/3). Di tempat itulah, Organisasi Masyarakat (Ormas) Brikom TKN (Brigade Komando Tapal Kuda Nusantara) resmi diluncurkan, menandai lahirnya kekuatan baru yang berkomitmen untuk berkontribusi pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Acara pembentukan ini dihadiri oleh puluhan aktivis dari berbagai wilayah di Mojokerto yang memiliki visi dan misi sejalan. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas secara mendalam tujuan, visi, misi, serta struktur organisasi Brikom TKN.

-

Sepakat dicapai bahwa ormas ini akan fokus pada sejumlah bidang strategis, antara lain pemberdayaan masyarakat, pengawalan program presiden, pelestarian budaya lokal, perlindungan lingkungan, pengembangan program desa mandiri, serta peningkatan kualitas MBG, pendidikan, dan sumber daya manusia (SDM) masyarakat.

Selain itu, Brikom TKN juga akan berperan sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan sektor swasta.

Ketua pembentukan Brikom TKN yang juga merupakan aktivis terkemuka dari Probolinggo, Adi Susanto selaku Ketua Umum DPP Brikom TKN, menyatakan bahwa pembentukan ormas ini adalah langkah krusial untuk mengumpulkan kekuatan dan potensi para aktivis di daerah. “Kami berharap dengan adanya Brikom, kami dapat lebih efektif dalam melakukan kegiatan sosial dan memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat Mojokerto,” ujarnya.

Antusiasme juga terlihat jelas dari para peserta acara. Mujiono MD, salah satu peserta, menyampaikan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif. “Kami siap berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang diadakan oleh Brikom TKN dan berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Acara berlangsung lancar dan diakhiri dengan penandatanganan dokumen pembentukan ormas serta sesi foto bersama sebagai tanda persatuan dan kesatuan. Dengan lahirnya Brikom TKN, diharapkan ormas ini menjadi kekuatan positif di Mojokerto yang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Ke depannya, Brikom TKN akan segera mengambil langkah-langkah untuk mengaktifkan organisasi dan melaksanakan berbagai kegiatan yang telah direncanakan.

Perlu diketahui, Brikom TKN adalah organisasi sayap Badan Otonom (BATOM) dari ormas induk DPP Tapal Kuda Nusantara.

Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM. selaku Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Brikom TKN Jawa Timur, menyampaikan apresiasi atas pembentukan ormas ini. “Pembentukan sebuah organisasi masyarakat adalah bagian dari hak konstitusional warga negara sebagaimana dijamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 tentang kebebasan berserikat dan berkumpul,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Advokat Rikha menegaskan bahwa lahirnya Brikom TKN harus dimaknai sebagai energi baru dalam memperkuat partisipasi publik untuk pembangunan daerah, asalkan tetap berjalan dalam koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 16 Tahun 2017.

“Saya memandang bahwa visi yang disampaikan, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, hingga peningkatan kualitas SDM, merupakan agenda strategis yang selaras dengan semangat pembangunan nasional dan penguatan kemandirian daerah,” terangnya.

Namun, ia juga menekankan tanggung jawab moral dan hukum setiap ormas untuk menjaga ketertiban umum dan persatuan bangsa. “Tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Mengedepankan pendekatan edukatif, solutif, dan humanis dalam setiap gerakan sosialnya. Transparan dalam tata kelola organisasi. Brikom TKN Jawa Timur siap menjadi garda pendampingan hukum apabila dalam perjalanan organisasi terdapat kebutuhan advokasi, edukasi hukum, maupun perlindungan hak-hak masyarakat yang bersentuhan dengan aktivitas sosial,” jelasnya.

Menurutnya, organisasi yang kuat bukan hanya karena jumlah anggotanya, tetapi karena integritas, legalitas, dan konsistensinya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat secara bermartabat.

“Saya berharap Brikom TKN dapat menjadi wadah yang produktif, profesional, serta menjadi contoh ormas yang berkontribusi nyata tanpa menimbulkan polarisasi sosial. Semoga semangat kebersamaan yang lahir di Warung Kopi Kita Mojokerto menjadi fondasi yang kokoh untuk kerja-kerja sosial yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aris Taufiq Febrianto

Artikel Terkait

Terkini

X