Mojokerto24-Insan Dangdut Jawa Timur (IDJ) secara resmi diperkenalkan kepada publik sebagai wadah baru bagi para penggiat seni musik dangdut di Jawa Timur dalam rangkaian Bazar Ramadan TV9 Nusantara yang digelar di GOR Delta Sidoarjo, Kamis malam. Acara tersebut juga menghadirkan Koperasi Konsumen KOPPIJAS "Pedagang Inti Jaya Sejahtera" Jawa Timur yang diwakili oleh ketuanya, Emylia Wulandari beserta staf.
Ketua sekaligus pendiri IDJ, Ayunda Goba Maksum, menjelaskan bahwa komunitas ini digagas bersama Hj. Sis Setyo Pertiwi, Lailu Hamdi Maksum, dan Tania Az-Zahra. Tujuan dibentuknya komunitas adalah untuk memberikan wadah pembinaan bagi generasi muda yang memiliki bakat seni dangdut.
"Komunitas ini dibentuk agar anak-anak berbakat di Jawa Timur memiliki tempat untuk mengembangkan kemampuan mereka, sehingga dapat berkarya dengan baik dan memiliki kesempatan tampil di berbagai tingkat," ujar Ayunda.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak termasuk UMKM Reksoati Caktyah Jati, Sekretariat Bersama (Sekber), Baznas Kabupaten Sidoarjo, serta puluhan komunitas lainnya. Selain itu, diberikan pula bantuan kepada sejumlah seniman lanjut usia yang tidak lagi aktif berkarya.
Emylia Wulandari menyampaikan bahwa KOPPIJAS saat ini telah memiliki puluhan hingga ratusan anggota pelaku usaha dari berbagai sektor di Jawa Timur, khususnya di Sidoarjo dengan jumlah sekitar 150 pelaku usaha pedagang pasar, PKL, dan UMKM. Ia juga mengungkapkan bahwa para musisi dangdut binaan IDJ akan difasilitasi untuk berdaya saing di dunia perdagangan, terutama dalam upaya digitalisasi pasar.
"Pada bulan Ramadan ini kami juga aktif mengikuti kegiatan bazar dan program sosial yang digelar bersama berbagai pihak," katanya. Dalam kesempatan tersebut, KOPPIJAS juga membagikan sekitar 25 paket santunan kepada anak yatim serta berbagi takjil kepada tukang becak dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi acara.