ekonomi

Harga Bahan Pokok di Kota Mookerto Masih Mahal, Cabai Rawit Bertengger di Rp 85 Ribu Per Kilogram

Rabu, 25 Februari 2026 | 14:31 WIB

Mojokerto24-KOTA – Harga sejumlah bahan pokok (bapok) di Kota Mojokerto terpantau masih tinggi, kemarin (23/2). Di antaranya cabai rawit yang masih bertengger di harga Rp 85 ribu per kilogram (kg).

Meski mengalami penurunan dibanding awal puasa pekan lalu, kondisi tersebut dianggap masih mahal. ”Termasuk masih mahal ini,” kata Ardian Firmansyah, pedagang di Pasar Tanjung Anyar, Kota Mojokerto, kemarin (23/2). Menurutnya, harga cabai rawit menjadi komoditas paling fluktuatif selama periode Ramadan ini. 

Pada Sabtu (21/2) lalu atau hari kedua puasa, harga bumbu pedas ini menembus Rp 120 ribu per kg. Angka tersebut melonjak Rp 20 ribu dari hari pertama puasa yang berada di harga Rp 100 ribu per kg. ”Harga segitu (Rp 120 ribu) tidak sampai sehari, setelah itu turun lagi,” imbuh dia. 

 

Menurut Ardi, lonjakan harga dipengaruhi siklus petani yang kebanyakan libur panen saat awal puasa. Karena itu, saat ini tren harga cabai rawit mulai menurun seiring pasokan yang berangsur normal. ”Sekarang yang masuk cabai dari daerah kab mojokerto,” ujarnya. 

Masuknya cabai hasil panen petani di wilayah utara Kabupaten Mojokerto itu ikut memangkas biaya transportasi. Pasalnya, selama ini sebagian besar cabai di pasar induk tersebut berasal dari wilayah Kediri dan Probolinggo. 

Selain cabai rawit, daging ayam potong juga terpantau masih mahal. Satu kilogramnya kini berkisar Rp 34 ribu, turun dari sebelumnya yang menyentuh Rp 45 ribu per kg saat awal puasa. 

Di sisi lain, harga cabai merah besar tercatat stagnan di harga Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kg, bawang merah Rp 44 ribu per kg, dan bawang putih Rp 35 ribu per kg. ”Kecuali cabai rawit, bumbu dapur lainnya mayoritas stabil,” tandas Ardi.

Terkini