Mojokerto24-Tren kenaikan harga minyak dunia terjadi setelah Iran menutup Selat Hormuz dan menyerang kilang Ras Tanura milik Arab Saudi.Selat Hormuz menjadi jalur vital karena sekitar 20 persen pengiriman minyak dunia melintasi perairan ini.
Jika konflik terus berlanjut, suplai global akan terganggu dan harga minyak melonjak, yang mengakibatkan naiknya harga BBM di Indonesia.Konflik juga berpotensi mengganggu rantai pasok global.Gangguan distribusi energi berdampak langsung pada biaya produksi dan logistik pangan.
Harga komoditas seperti ayam, telur, beras, dan sayuran berisiko meningkat, terlebih kebutuhan yang harus diimpor.Ketika inflasi pangan naik, daya beli melemah dan konsumsi domestik Indonesia ikut terdampak.
Pada akhirnya, dampak perang Iran melawan Amerika Serikat dan Israel akan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari warga.Setelah rupiah melemah dan harga BBM naik, kondisi tersebut akan diikuti dengan kenaikan harga lainnya.
Mulai dari ongkos transportasi hingga harga kebutuhan pokok lainnya akan naik dan berdampak langsung kepada masyarakat.