jawa-timur

Ahmad Dzaki Akmal Yuda IMM UPN Respek Janji Walikota Surabaya Eri Cahyadi Untuk IMM Di Surabaya

Kamis, 5 Februari 2026 | 00:16 WIB

"Meskipun dari berbagai daerah, dengan kebijakan Walikota Eri Cahyadi, perlu juga para IMM diberi pelatihan bisnis riil sekaligus akses permodalan agar bisa turut menggerakkan ekonomi Surabaya dan sekitar, dalam situasi global yang mencemaskan seperti saat ini," ungkap Ahmad Dzaki Akmal Yuda ketua Umum IMM UPN Veteran Jatim yang kelahiran 4 Juni 2004 yang pernah menjadi bagian klub sepakbola Persebaya Liga 1 Elite Pro Academy (EPA) Juara 3 nasional bersama Marselino Ferdinan.

"Kabarnya, kurangnya dukungan Pemerintah-Pemerintah Daerah (Pemda) dalam membiayai dan membimbing generasi muda untuk belajar bisnis merupakan tantangan serius yang menghambat peningkatan rasio kewirausahaan di Indonesia," tambah Ahmad Dzaki Akmal Yuda mahasiswa Agrotek semester 5 UPN Veteran Jatim yang pada akhir tahun 2024 lalu, sempat meraih Juara IV Nasional Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dalam Agriculture Competition (AGTION). Dengan Juara 1 Universitas Brawijaya / UB (Unibraw) Malang; Juara 2 Universitas Trunojoyo Madura; Juara 3 Universitas Sumatera Utara (USU). Kemudian peringkat ke-4 UPN Veteran Jatim dengan tim terdiri dari Ahmad Dzaki Akmal Yuda bersama Christian Marcelino Hutagalung dan Akalili Syarafina Ghadati dengan pembimbing Fadila Suryandika STP, MSc. Dengan karya tulis berjudul "Pendekatan Holistik terhadap Pertanian Berkelanjutan: Pengaruh Sinergis Ketahanan Pangan, Kelestarian Lingkungan, dan Keseimbangan Ekonomi".

Hal sederhana misal bisnis warkop yang bisa dikelola sejumlah mahasiswa secara bersama atau timnya, dimana dari warkop bisa sekaligus memungkinkan menjadi basecamp dan pengembangan usaha ekonomi lainnya termasuk ekonomi kreatif.

Ada target nasional untuk meningkatkan rasio kewirausahaan (3,95%), realisasinya sering terkendala di tingkat daerah. Di sisi lain saat ini banyak mahasiswa yang membutuhkan pengalaman bisnis tapi kekurangan sarana prasarana dan akses riil yang ditopang pemerintahan lebih-lebih pemda-pemda, juga BUMN / BUMD, swasta, CSR-CSR, maupun Perguruan Tinggi itu sendiri.

"Bentuk lain yang perlu kebijakan Walikota Surabaya ataupun kota-kota besar lain, perlu membangun mess yang bisa disewa dengan murah oleh mahasiswa dari manapun, sekaligus mess diawasi dengan standar kamtibmas yang memadai. Sistem pengelolaannya juga bisa melibatkan mahasiswa secara bergiliran namun tetap ada sentral manejemen yang mengelolanya," tandas Ahmad Dzaki Akmal Yuda ketum IMM UPN Jatim yang mahasiswa Agrotek semester 5 yang nilai IPK reratanya sekitar 3,84 atau hampir 4, yang ke depan berharap bisa mendapatkan beasiswa S2 - S3 sehubungan pertanian ini. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 / 081215754186 (Siswahyu).

Halaman:

Terkini