ekonomi

KELOPAK MATA PEMERINTAH SEPERTI TERTUTUP! KRITIS : STOCK BULOG KOSONG, HARGA KOMODITI MINYAK, LPG DAN KEDELAI NAIK DRATIS, RAKYAT MENJERIT.

Rabu, 8 April 2026 | 18:42 WIB


Mojokerto24-Rabu 8 April 2026 Gejolak ekonomi yang terjadi saat ini bukan lagi sekadar isu, melainkan sebuah bencana sosial ekonomi yang nyata. Pemerintah seolah lamban dan gagal mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kini memporak-porandakan daya beli masyarakat. Harga minyak goreng yang tak stabil, LPG 3 kg yang langka dan melambung, hingga kedelai yang harganya selangit, menjadi bukti nyata kegagalan pengendalian inflasi. Fakta di lapangan jauh lebih memilukan. Agus Susilo, S.Pd, Exs IKAPPI Jatim yang juga Pencetus Aliansi Pedagang, menyoroti dengan keras kondisi ini. Menurutnya, kelambanan pemerintah dalam mengambil kebijakan tegas telah membuat situasi semakin runyam. "Kami melihat keluhan yang sangat mendalam dari seluruh elemen. Mulai dari pedagang pasar, PKL, UMKM, hingga ibu-ibu rumah tangga, semuanya tercekik oleh kenaikan harga yang tidak wajar ini. Ini bukan sekadar angka inflasi di atas kertas, ini adalah penderitaan rakyat yang nyata," tegas Agus Susilo, dengan nada keras. Yang lebih mengejutkan dan memprihatinkan, Susilo menegaskan bahwa ia melihat secara langsung kondisi stok di Bulog pun kosong melompong. Padahal, Bulog seharusnya menjadi benteng terakhir penyangga harga dan ketersediaan pangan. Jika gudang penyangga saja kosong, bagaimana pemerintah berani berkata bahwa kondisi aman? Kebutuhan pasar sangat mendesak, namun pasokan tak kunjung datang. "Stok di gudang saja kosong, bagaimana mau menstabilkan harga? Ini adalah kegagalan sistemik. Pemerintah harus berhenti bertele-tele dan segera turun tangan," tegasnya. Melalui diskusi yang telah dilakukan bersama perwakilan pedagang dan UMKM se-Jawa Timur, Aliansi Pedagang menuntut adanya tindakan nyata, bukan sekadar janji manis. Mereka mendesak untuk bisa bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Timur, Bu Khofifah, dalam waktu yang sangat singkat. "Kami Dari Aliansi Pedagang ingin duduk bersama Bu Khofifah, didampingi Satgas Pangan, Disperindag Jatim, dan seluruh stakeholder terkait. Kami butuh solusi cepat, bukan rapat tanpa tindakan. Jangan biarkan masalah ini dibiarkan terus menerus, karena jika dibiarkan, ini akan menjadi boomerang besar yang akan memukul balik pemerintah sendiri karena hilangnya kepercayaan rakyat," pungkas Agus Susilo. Rakyat sudah tidak bisa lagi menunggu. Langkah konkret dan kehadiran negara dirasakan sangat absen saat ini. Saatnya pemerintah membuka mata dan telinga sebelum situasi semakin tidak terkendali.

Terkini